Apakah Seseorang Bunuh Diri Masuk Dalam Kerajaan Allah?

(By: Iman Yonggi Cho Sinaga, S.Th.)

Melakukan Bunuh diri jelas adalah perbuatan dosa, karena hanya Allah yang berhak mengambil nyawa hidup seseorang, bukan dirinya sendiri. Hidup adalah anugerah Tuhan untuk manusia. Dalam sejarah Perjanjian Lama, Raja Saul melakukan bunuh diri iman masa-masa akhir hidupnya ia tidak taat kepada Tuhan (1 Samuel 31). Akhitofel penasehat raja Daud “Menggantungkan diri” karena ia merasa sia-sia telah menghianati raja Daud dengan memihak kepada Absalom (II Sam. 17:23). Simson bunuh diri dari pada jatuh ke tangan musuh dan dipermalukan, akibat kesalahannya memberitahu kelemahannya kepada Delila (Hak.16).

Dalam sejarah Perjanjian Baru, Yudas Iskariot bunuh diri karena menghianati dengan menjual Tuhan Yesus sebesar tiga puluh uang perak. Dalam sepanjang perjalanan sejarah gereja dan peristiwa-peristiwa kehidupan banyak terjadi kasus bunuh diri. Di zaman modern sering terjadi kasus bunuh diri seolah-olah bunuh diri dapat memberikan jalan keluar dan menyelesaikan setiap permasalahan yang ada padahal itu menuju pada jalan kematian menuju penghukuman abadi yang penuh penderitaan.

Melihat semua peristiwa di Alkitab menunjukkan dan mengarahkan umat Tuhan bahwa kasus bunuh diri ketika diperhadapkan dengan masalah bukanlah solusi terbaik. Justru mendatangkan kerugian besar apabila kita mengambil keputusan untuk bunuh diri.

Pernyataan-pernyataan Alkitab menjelaskan kasus bunuh diri tidak dibenarkan, kasus bunuh diri upahnya masuk dalam Neraka bukan di kerajaan Sorga.

  1. Keluaran 20:13 mengatakan: “Jangan membunuh.”
  2. Imamat 24:17 menjelaskan “…..apabila seseorang membunuh seorang manusia, pastilah ia dihukum mati.”
  3. Ulangan 5:17 Memberitahukan “Jangan membunuh.”
  4. Matius 5:21 mengatakan “……Jangan membunuh, siapa yang membunuh harus dihukum.” Termasuk ketika seseorang membunuh dirinya sendiri dengan cara bunuh diri maka ia pasti mendapat penghukuman.
  5. Ibrani 10:26-27 Menjelaskan ‘Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka.’

Intinya:

Para pelaku bunuh diri nasibnya bukan di dalam kerajaan Sorga melainkan di Neraka. Artinya mereka masuk dalam neraka karena mereka melanggar ketetapan Allah dengan cara mengambil nyawanya sendiri yang bukan haknya. Hanya Allah yang berhak mengambil nyawa manusia bukanlah manusia itu sendiri.

Biodata Penulis

Ev. Iman Yonggi Cho Sinaga S.Th., Mendapat Gelar Pendidikan Teologia di Sekolah Tinggi Teologia Torsina, Surakarta. Pernah melayani di Gereja GBIS “Pulo Gapuk” Sumatera Utara, GBIS “Tabera” Medan Sumatera Utara, GBI Tiberias Di Kupang-NTT, GBIS Kalabahi Alor-NTT. Pernah melayani Gereja persekutuan Kristen di Alor-NTT. Pernah Melayani di Penjara di Alor, sekolah-sekolah di Alor-NTT. Pernah Pelayanan di ABG (Alor Breakhtru Generation) Alor-NTT. Pernah menggembalakan di GBIS “Efrata” Ramunia Lubuk Pakam Sumatera Utara. Sekarang sebagai Gembala Sidang di GBIS Jemaat “Siloam” di Kampung Lakan Bilem sekaligus menggembalakan di GBIS “Arphazo” Batu Apoi Kalimantan Timur. Beban Pelayanan adalah menghimbau umat Tuhan untuk mengerti Firman Allah, mempelajari lebih dalam dan berpegang teguh pada Alkitab.

 

Pernah Bekerja sebagai Marketing dan Jurnalist di Tabloid My Home, Pematang Siantar. Pernah sebagai Financial Counsultant (FC) di PT. Axa Financial Indonesia di Kupang-NTT. Pernah bekerja di Pusat Pengembangan Anak (PPA) di Intu Lingau Kalimantan Timur.

About Iman Yonggi Cho

All Of Jesus Christ

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: