MENGENAL TUHAN (Yohanes 8 :19)

Menurut Ensiklepedi kata “Adonay’ berbentuk jamak, mengacu kepada Allah sebagai penuh kehidupan dan kuasa. Artinya ‘Tuhan” atau dalam bentuknya yang lebih diperkuat, Tuhan dari segala tuan, dan Tuhan semesta yang menunjukkan Allah sebagai pemerintah yang kepada-Nya segala sesuatu tunduk dan kepada-Nya manusia dihubungkan sebagai hamba (Kejadian 18:27). Sebutan ini paling disukai oleh para penulis Yahudi di kemudian hari, dan nama itulah yang diambil untuk mewakili nama suci YHWH.

Menurut Kamus Browning, dalam Perjanjian Lama, kata “Tuhan’ dipakai untuk menerjemahkan kata Ibrani untuk Allah dan dalam Perjanjian Baru digunakan sesekali untuk Yesus seperti pada ucapan “Datanglah Tuhan Allah (1 Korintus 16:22). Pernyataan bahwa Allah telah membuatnya Tuhan dan Kristus (Kisah Para Rasul 2:36) mungkin sesekali adalah ucapan asli dari jemaat Yerusalem yang berbahasa Aram, sebab ada penggunaan kata Tuhan yang serupa dalam tulisan Gulungan Laut Mati, tanpa kata ganti “ku” atau “kami”. Istilah Tuan/Tuhan ini merupakan jembatan penolong yang baik pada waktu Injil itu menyebar ke negeri-negeri kafir dan malah kemudian digunakan untuk sebutan kaisar Roma. Untuk Paulus “Tuhan” dan “Kristus” hampir sinonim (1 Korintus 8:6; 1 Tes. 4:17; 6:12). Artinya pengenalan tentang Tuhan benar-benar perlu diperhatikan demi meningkatkan pengenalan terhadap Allah.

Mengenal Yesus berarti mengenal Bapa di Sorga. Tidak mengenal Yesus maka tidak mengenal Bapa di Sorga. Bapa dengan Anak adalah Satu adanya di dalam diri Allah yaitu satu kesatuan (Esa).

Kelompok Atheis seringkali mempertanyakan tentang keberadaan Allah. mereka bertanya-tanya : “ Apakah Tuhan benar-benar ada…??, jika benar-benar ada, bagaimana kita mengetahui keberadaan Allah…??. pandangan ini membuat orang kristen tidak tahu untuk cara mengatasinya. Firman Tuhan berkata dalam Mazmur 14:1 : “Orang bebal berkata dalam hatinya “tidak ada Tuhan’. Ayat ini memberitahukan bahwa hanya orang-orang bebal yang mengatakan dalam hatinya tidak ada Tuhan. Kalau kita mengikuti penjelasan Alkitab sebenarnya secara tidak langsung telah memberitahukan bahwa kelompok kaum Atheis adalah kelompok orang bebal yang tidak mengakui adanya keberadaan tentang Tuhan.

Lalu pertanyaan selanjutnya :”bagaimana untuk mengetahui keberadaan Allah..?”. Kitab Keluaran 3:14 berkata: “Allah dapat dikenal hanya jika Ia menghadirkan diri kepada manusia dan manusia menanggapinya.” Sekarang Allah menghadirkan keberadaannya kepada Musa dengan mengatakan : “Aku adalah Aku. (Ibr. Eyeh asher Eyeh artinya Aku adalah aku sebagaimana Aku ini berada). Dalam bahasa Ibraninya YHWH. Allah menghadirkan diri-Nya juga lewat hasil karya ciptaan-Nya untuk memberitahukan bahwa Allah itu benar-benar ada. Allah sendiri juga turun melalui salah satu pribadi yaitu Yesus Kristus tujuannya untuk memperkenalkan tentang Allah. Allah benar-benar ada di dalam Yesus Kristus. Allah hadir menyatakan diri melalui Firman Allah yang hidup. Lalu jika kita sudah mengerti dan mengenal Allah dengan baik bahwa Ia benar-benar ada, bagaimanakah sikap kita?

Orang Kristen perlu memahami tentang pengenalannya terhadap Tuhan. Seringkali yang terjadi menganggap diri adalah orang yang mengenal Tuhan namun tidak sesuai dengan prinsip nilai-nilai mengenai Firman Tuhan. Untuk lebih mengenal Tuhan lebih jauh penting menyelidikinya lebih rinci ciri-ciri orang yang tidak mengenal Tuhan.

Ada beberapa hal ciri khas orang yang tidak mengenal Tuhan sebagai berikut;

  • Ia tidak memiliki kasih (1 Yohanes 4 :8)
  • Ia tidak menuruti Perintah Allah (1 Yohanes 2:9)
  • Ia tetap berbuat dosa ( Titus 1 :16; 1 Yohanes 3 :6)
  • Ia suka membenci dan menganiaya siapapun yang ditemukannya (Yohanes 15:18-21)
  • Ia berdusta dan melakukan kejahatan (Yeremia 9:3)
  • Ia melakukan apa yang tidak pantas (Roma 1:28)
  • Ia tidak suka mengetahui jalan-jalan Tuhan (Ayub 21:14).

Jika seseorang tidak mengenal Tuhan maka yang sering terjadi adalah;

  • Kesesatan (Matius 22:29)
  • Penyembahan Berhala (Yesaya 44:19, Kis. 17:29,30)
  • Jauh hidup dari persekutuan dengan Allah (Efesus 4 :18)
  • Mereka pasti menuruti hawa nafsu (1 Tesalonika 4:5 1 Petrus 1:14)
  • Pasti menganiaya orang-orang kudus (Yohanes 15:20,21; 16:2,3)

Contoh-contoh orang-orang yang tidak mengenal Tuhan adalah;

  • Firaun tidak mengenal Tuhan, sehingga ia tidak mau mendengarkan Firman Allah bahkan ia tidak mengizinkan orang-orang Israel pergi untuk beribadah kepada Allah (Keluaran 5:2).
  • Nabi-nabi palsu (Yesaya 56:10,11)
  • Nikodemus tidak mengerti tentang Firman Allah (Yohanes 3:10).
  • Orang-orang Israel adalah sesat hati sehingga akhirnya membuat diri mereka tidak mengenal Allah (Mzm. 95:10; Yesaya 1:3). Orang-orang Israel tidak mengenal siapa pemilik kehidupan mereka dan mereka tidak mengenal siapa Tuan mereka yang telah menyediakan palungan (tempat bagi mereka).
  • Orang-orang kafir tidak mengenal Allah sehingga hal itu membuat mereka memperhambakan diri mereka terhadap allah-allah yang pada hakekatnya bukan Allah (Galatia 4:8).
  • Orang-orang Yahudi tidak mengenal Allah, maka mereka meminta keputusan dari Pilatus untuk menyiksa Yesus sampai mati di atas kayu salib (Lukas 23:24).
  • Paulus sebelum mengenal Tuhan, ia adalah seorang penganiaya, penghujat dan ganas kepada orang-orang Kristen (1 Timotius 1:13).

Contoh-contoh orang-orang yang mengenal Tuhan dalam Alkitab;

  • Abraham (Kejadian 18:19)
  • Kornelius (Kis. 10:2)
  • Seorang perwira (Lukas 7:2,3)
  • Yakub (Kejadian 35:2)
  • Yosua (24:15)
  • Sadrak, mesakh, abednego

Intinya

Pengenalan terhadap Tuhan merupakan kunci utama untuk mencapai sesuatu masa depan yang lebih baik. Mengenal Tuhan melalui pengetahuan yang benar dan sikap tingkah langkah yang benar sesuai dengan ketentuan Firman Allah lewat mengasihi Tuhan dan sesama manusia dengan cara melakukan perintah-perintah Allah dimanapun kita berada serta ditempatkan. Ia tidak melakukan kejahatan apalagi bekerjasama di dalamnya. Ingatlah! Percayalah, apapun posisi kita sekarang, Allah pasti mengerjakan sesuatu yang terbaik di dalam diri kita asal kita mengenal Tuhan dengan efektif.

(Email : yonggi sinaga@yahoo.co.id, Fb: Iman Yonggi Cho, NO.REKENING BANK BRI: 0904-01-024392-53-0. AN. IMAN YONGGICCO SINAGA.)

 

About Iman Yonggi Cho

All Of Jesus Christ

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: