SAHABAT ALLAH ATAU SAHABAT DUNIA ? (Yakobus 4:1-12)

By: Iman Yonggi Cho Sinaga, S.Th.

 Setiap orang memerlukan seorang sahabat yang mau mengerti akan keadaan mereka. Sahabat yang mengertiin akan keadaannya. Kehadrian seorang sahabat sangat penting di dalam diri seseorang. Seorang sahabat akan menjadi teman curhat seseorang dan mereka akan saling berbagi satu sama lain. Alkitab menjelaskan mengenai sahabat. Ada dua hal yang perlu diketahui mengenai sahabat yaitu;

  • Sahabat Allah

Sahabat Allah pasti mengerti kehendak Allah dan dengar-dengar akan isi hati Allah. Ada beberapa hal yang kita miliki untuk menjadi sahabat Allah yaitu;

  1. Tunduk kepada Allah (Yak. 4:7). Kata tunduk dalam bahasa Yunani adalah “Adore” artinya menyembah. Jadi ada sikap kekaguman dan penyembahan serta hormat kepada Tuhan Yesus Kristus.  Sikap tunduk kepada Allah merupakan sebuah bukti bahwa kita ingin menjadi sahabat Allah. Untuk lebih lagi menjadi sahabat Allah, kita harus menyadari posisinya dihadapan Allah dengan kata lain, mereka harus mengadakan penyerahan diri secara total terhadap Allah.
  2. Mendekatkan diri kepada Allah (Yak. 4:8). Tdaklah mudah seseorang untuk mendekatkan diri kepada seorang sahabatnya. Mereka pasti mengorbankan waktu, tenaga, materi, perhatian dan lain sebagainya untuk berjumpa dengan seorang sahabatnya. Demkian juga kepada Allah, Allah merindukan kepada sahabat-sahabatnya untuk senantiasa mereka mendekatkan diri kepada-Nya. Allah merindukan sahabat-sahabatnya mendekatkan diri kepada Allah dengan cara merendahkan diri atau merendahkan hati kepada Allah tanpa ada unsur kesombongan dan memegahkan diri terhadap dirinya sendiri di hadapan Allah.
  3. Memiliki kesucian Hidup (Yak, 4:8). Dalam Matius 5:8 berkata: “Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.” Kesucian hidup sangat diperlukan untuk menjadi sahabat Allah. Dengan adanya kesucian hidup maka mereka akan mengalami perjumpaan yang dasyat dengan sahabat-Nya. Allah memesankan kepada sahabat-sahabat-Nya agar mereka suci hatinya dan tangannya.  Berbicara suci hatinya maksudnya mereka tidak mendua hari ketika mereka menghampiri Allah. Suci tangannya artinya apapun yang dikerjakan oleh tangan mereka harus bersih tanpa ada unsur dosa dan pelanggaran mengenai aturan-aturan Allah.
  •   Sahabat Dunia

Dunia tidak ketinggalan juga mengenai sahabat. Dunia sekarang sedang mencari seorang sahabar. Siapa yang bersahabat dengan dunia maka mereka tidak lagi bersahabat dengan Allah. Kedua hal ini tidak bisa disatukan dan tidak bisa berjalan secara bersama-sama. Kedua hal ini harus dipisahkan sebab keduanya bertentangan dan berlawanan. Ada beberapa hal yang penting diperhatikan mengenai sahabat dunia yakni;

  1. Seorang sahabat dunia, mereka selalu suka (sering) bertengkar. Dan pekerjaan setiap hari atau aktivitasnya hanya bertengkar dan bertengkar. Ini adalah sifat  sahabat dunia. Jika seseorang bertengkar dengan yang lain maka sadar atau tidak sadar mereka sudah menjalin sahabat dengan dunia. Pertengkaran yang dimaksud adalah mungkin bertengkar dengan mulut, pendapat, dengan alat-alat atau benda dan lain sebagainya. Perlu diketahui juga, bahwa pertengkaran  muncul dan datang dari hawa nafsu (Yakobus 4:1). Hawa nafsu yang dimaksud keinginan yang berlebihan yang melebihi batas sesungguhnya atau keinginan yang tidak terkendalikan, misalnya emosi yang berlebihan, egoistis yang memuncak hebat.
  2. Seorang sahabat dunia, mereka bertindak dengan tidak berdoa. Walaupun sejuta jadwal mengenai doa, khotbah dan bahkan pengajaran mengenai doa dan mereka tetap tidak berdoa, maka mereka tergolong adalah sahabat dunia. Seseorang yang tidak berdoa bisa juga mengakibatkan mereka tidak akan mendapatkan apa-apa (Yak. 4:2b). Apa yang dikerjakan mereka tidak ada untung dan tidak mendapatkan apa-apa. Atau mereka mengerjakan sesuatu, lalu tidak kelihatan hasil dan bahkan mungkin yang dikerjakannya selalu habis dan lenyap sekejap mata.
  3. Sahabat dunia, mereka berdoa akan tetapi mereka berdoa dengan cara yang salah (Mereka salah berdoa). Banyak hal yang menyebabkan orang Kristen salah berdoa karena mereka berdoa yang bermuara kepada keinginan hawa nafsu daging yang sifanya sementara. Salah berdoa juga bisa atau sering mengakibatkan tidak bisa menerima apa-apa dari Allah (Yak. 4:3). Biasanya orang yang salah berdoa adalah orang yang berdoa meminta kepada Allah dengan cara paksa dan tujuannya mereka hendak menghabiskannya untuk memuaskan hawa nafsunya atau keinginan dagingnya.
  4. Sahabat dunia, mereka bertindak “”tidak setia” (Yak.4:4). Sikap kesetiaan sangat langkah ditemukan. Seringkali yang muncul adalah sifat tidak setia. Misalnya, sifat tidak setia kepada kekasihnya, pekerjaan, teman, sahabat, rekan-rekan kerja atau pelayaanan dan bahkan mereka tidak setia juga terhadap pasangannya, selalu ingkar janji, berbohong (berdusta), suka membeberkan hal-hal yang tidak baik dan yang tidak masuk akal, suka menggombal yang tidak ada kebenarannya dan mengelabui serta bersandiwara terhadap Allah dan yang lainnya. Ketidaksetiaan juga yang dimaksud di dalam Alkitab terjadi ketika manusia lebih mencintai dunia (materi) daripada Allah.
  5. Sahabat dunia, Bertindak sombong (Yak.4:6).  Apa yang dimilikinya dipamerkan agar dilihat orang lain dan mereka dipuji-puji. Mereka selalu meremehkan orang-orang disekitarnya. Mereka juga tidak mau dikoreksi ketika mereka salah dalam banyak hal. Orang sombong, mereka menganggap dirinya sudah mengetahui segalanya, mereka suka memandang remeh orang lain. Mereka juga menganggap dirinya lebih daripada yang lain. Misalnya, lebih hebat, berkuasa, kaya, pintar, cakep, kuat, oke daripada yang lain. Orang sombong  juga bertindak aneh-aneh terhadap sesamanya. Jadi, Semuanya ini adalah sifa-sifat sahabat dunia yang tergolong orang-orang sombong. Alkitab berkata: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.” (Yak. 4:6). Sifat sombong sangat dibenci oleh Allah dan  Allah sangat murka terhadap mereka. Allah melawan dan tidak menyukai sifat sombong. Oleh karena itu, mereka yang memiliki sifat ini, mereka tidak termasuk sahabat Allah tetapi sahabat dunia.

 Intinya

  • Sahabat Allah adalah orang-orang yang rendah hati, taat dan setia terhadap kebenaran, jujur, takut akan Allah dan Intim terhadap Allah serta menyenangkan hati Allah.
  • Sahabat dunia adalah orang-orang yang semena-mena dalam hidup mereka. Mereka asal-asal dalam bertindak dan mempergunakan kesempatan dan waktu tanpa memikirkan itu disertai kebenaran atau tidak demikian.

About Iman Yonggi Cho

All Of Jesus Christ

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: