FILSAFAT

APAKAH ARTI FILSAFAT?

 Untuk menjadi filsuf yang baik, secara singkat dapat dikatakan bahwa unsur yang sangat perlu dimiliki adalah pikiran yang selalu ingin menyelidiki kebenaran atau yang penuh dengan pertanyaan.

 SIFAT-SIFAT PENYELIDIKAN FILOSOFIS

Masalah Definisi

Salah satu filsuf berkata bahwa filsafat adalah “ratunya ilmu pengetahuan”, yang memiliki sifat paling umum dan universal. Kata filsafat berasal dari dua kata Yunani yang berarti “mencintai kebijaksanaan”. Tugas utama filsafat adalah pendidikan etika, artinya filsafat harus mengajarkan tentang kehidupan yang baik.

Filsafat Analitis dan / Spekulatif

Kajian filsafat mulai muncul secara sistematis dalam sebuah koloni Yunani-yaitu Miletus- sekitar tahun 600sM. Menurut perkembangann sejarah filsafat terdapat dua pendekatan berbeda yang saling berhubungan terhadap filsafat, yaitu yang akan kita sebut filsafat analitis atau analitis konseptual dan filsafat spekulatif.

Filsafat konseptual adalah keyakinan bahwa satu-satunya atau paling sedikit oerhatian utama filsafat adalah pada studi analitis atas konsep-konsep. Tugas filsafat adalah untuk mendefinisikan istilah-istilah filosofis dan ilmiah, di man aide-ide yang terkandung di dalamnya dijelaskan. Filsuf adalah seorang analis, namun tidak seperti ilmuwan.

Sasaran filsuf analitis itu menyelidiki konsep-konsep dan berbagai pengertian dsar yang biasa digunakan oleh ilmuwan, moralis dan teolog. Filsuf mencoba untuk menjelaskan prinsip-prinsip dan konsep-konsep metodologis yang dalam disiplin ilmu tertentu diterapkan tanpa diuji kembali. Filsuf mencoba untuk menjernihkan konsep-konsep metodologis dan prinsip-prinsip yang dalm disiplin ilmu tertentu diterapkan tanpa diuji kembali. Filsafat analitis tidak hanya memusatkan perhatian pada ilmuwan, moralis dan teolog. Tiap-tiap area kajian utama memiliki istilah-istilah danprinsip-prinsip pokok yang memelukan penjelasan. Kajian seperti ini sering kali disebut metafilosofis.

Jadi, tugas utama filsafat adalah menganalisis dan menjelaskan berbagai teori.

Filsafat spekulatif adalah cabang kedua dari kajian filosofis.

Filsafat spekulatif bergerak ke arah yang berbeda dengan filsafat analitis. Bila filsafat analitis menganalisis fondasi pengetahaun, maka filsafat spekulatif dalam bentuknya yang lebih ekstrem menekankan pembuatan sintesis atas hasil-hasil kajian konseptual menjadi gambaran realitas yang menyeluruh dan terpadu. Tujuan utama filsafat spekulatif adalah menjelaskan secar sistematis unsure pokok dari dunia dan realitas serta mendefinisiakn kedudukan yang tepat dari manusia berikut aktifitasnya dalam dunia ini.

Dua perbedaan  kajian anatra filsafat analitis dan filsafat spekulatif:

  • Upaya untuk memadukan semua pengetahuan dalam satu gambaran realitas yang mencakup segalanya.
  • Upaya untuk memformulasikan suatu system terpadu untuk niali agama, moral dan estetika.

Tantangan filsafat spekulatif:

  • Ada sejumlah filsuf yang beranggapan bahwa mustahil memadukan semua pengetahuan dan nilai-nilai.
  • Sejumlah besar filsuf berpendapat bahwa filsafat spekulatif bukan saja mustahil,namun juga tidak masuk akal- hanya merupakan ilmu yang semu tanpa obyek akjian yang nyata.

Kesimpulan pendapat filsuf modern:

  • Tanpa memperhatikan bagaimana seseorang memutuskan soal spekulatif, filsafat ada kaitannya dengan alalisis sistematis atas konsep-konsep dasar.
  • Filsafat spekulatif mencakup persoalan-persoalan yang secara tradisional disebut normative dan juga betul-betul spekulatif.

Dari sini dapat diketahui bahwa filsafat adalah analitis kritis atas konsep-konsep dasar yang dipertanyakan oleh manusia, sekaligus diskusi normative mengenai bagaimana pikiran dan tindakan manusia seharusnya berfungsi dan juga gambaran tentang realitas itu sendiri.

Karakteristik Kajian Filosofis

 Beberapa karakteristik kajian filosofis:

  1. perselisihan-perselisihan filosofis bukan disebabkan oleh kurangnya informasi tentang fakta-fakta.
  2. masalah-masalah filosofis jaang dapat dipecahkan dengan cara mengacu pada fakta-fakta.
  3. filsafat sering lebih berkaitan dengan metode daripada dengan muatan teori.
  4. salah satu tujuan utama filsafat adalah mengadakan klarifikasi.
  5. filsafat berkaitan dengan pemikiran kritis tentang dasar kebenaran dan buktinya.
  6. kajian filsafat berpusat pada pencarian kebenaran menganai soal-soal penting yang selalu menjadi pokok bahasan para pemikir.
  7. analisis dan penjelasan filosofis membutuhkan acuan pada berbagai sistem prinsip.
  8. beberapa filsafat memusatkan perhatian pada sifat “keberadaan” atau realistis.

NILAI FILSAFAT

Beberapa alas an yang bagus untuk mengikuti studi filsafat:

  • memahami masyarakat.
  • Pembebasan dari prasangka dan kepicikan.
  • Nilai praktis.
  • Tantangan orang Kristen.

About Iman Yonggi Cho

All Of Jesus Christ

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: