EKSPOSISI SURAT GALATIA 1 : 1-9

1 : 3; Kata “ Kasih karunia dan damai sejahtera “ adalah bentuk pengucapan selamat tradisionil Yunani dan Ibrani, yang diambil alih dalam kebiasaan Kristen  dan biasanya dipakai oleh Pulus dalam penyampaian surat-suratnya kepada jemaat-jemaat yang ada, salah satunya jemaat Galatia. Kata “ Kasih Karunia “  adalah anugerah Allah yang bukan karena jasa manusia, yang diberikan kepada orang-orang berdosa yang adalah dasar daripada keselamatan. Kata “ Damai sejahtera ( ibr ) shalom“  adalah keadaan kesejahteraan di dalam para penerima  kasih karunia itu dipelihara dan menunjuk kepada suatu keadaan, dimana kebenaran dan keadilan dipertahankan dan diperlihatkan dengan mengambil titik tolak dalam kasih karunia Alla. Gelar  “ Tuhan “ membuat Kristus berada dalam status yang sama dengan Bapa, dan menunjuk kepada pengakuan iman Kristen.

1 : 4; kata “ dosa-dosa “  adalah berpaling dari Allah, melanggar perintah-perintah Allah, melanggar hokum Taurat, dan gagal hidup sesuai dengan tuntutan Allah  ( Kel.20: 20 ) atau berpaling dari Allah dan mengikuti berhala-berhala ( Yeh.44 : 10). Menentang atau memberontak melawan Allah yang berakibat rusaknya hubungan yang baik dengan Allah.

Kata “ dunia yang jahat sekarang ini “ adalah sejarah manusia tanpa Allah, tanpa harapan kepada Yesus.

1; 5; kata “ Amin “ adalah “ ya, ini benar.

1 : 6 ; injil : dalam naskah-naskah tertua tidak ada huruf kecil namun huruf besar ( Injil ). ( lih. Pemb ).  Maksud Rasul Paulus jelas hanya satu Injil, yang benar-benar  Injil, injil lain sebenarnya bukanlah injil, melainkan kuk perhambaan ( 5 : 1 ). Kata “  Injil Lain / kuk perhambaan “ : mengarah kepada Guru-guru palsu yang  pengajarannya : Keselamatan meliputi bukan hanya percaya kepada Kristus namun karena bergabung dengan agama Yahudi dengan jalan disunat ( 5 : 2 ), menaati hukum Taurat ( 3 : 5 ) dan merayakan hari-hari raya Yahudi ( 4 : 10 ).

Injil Lain / kuk perhambaan : menegaskan bahwa seseorang harus hidup menurut hukum Taurat agar sungguh menjadi  anak Allah dan menegaskan keselamatan karena hukum Taurat dan bukan hanya didalam Yesus  Kristus saja.

Kata “ berbalik dan mengikuti “ ( Yunani ) satu kata saja adalah “ pindah, beralih dari…kepada, oleh : atau: dalam kasih karunia. ( 6 )

1 : 7; yang sebenarnya bukan injil atau dimana injil lain tidak ada. Hanya atau tetapi “Ada orang yang  mengacaukan ( Yunani : menggelisahkan, terkejut ) kamu” artinya : pertama, kaum beriman  orang-orang bukan Yahudi yang di Galatia harus mempraktikkan ritus-ritus Yahudi tertentu, termasuk sunat. Kedua, mereka juga menyatakan bahwa Paulus bukanlah seorang rasul yang benar, karena memberitakan bahwa  orang-orang bukan Yahudi tidak harus mentaati hukum Taurat atau mengambil bagian dalam upacara-upacara Yahudi.

1 : 9; terkutuklah dia : istilah terkutuk ( untuk kekal ) ( Yunani ) “ Anathema “ berarti seseorang berada dibawah kutukan Allah.  Kutuk ini adalah suatu ucapan untuk menjelaskan betapa pentingnya Injil itu dikabarkan secara murni, yaitu tanpa dicampur  dengan perintah-perintah manusia atau perintah yang tidak datangnya dari Allah. Paulus mengucapkan kutuknya  mengenai inti Injil, kebenaran hanya oleh karena  iman kepada Yesus Kristus. kutuk ini diarahkan oleh rasul Paulus kepada orang yang dengan sengaja merongrong kepercayaan jemaat-jemaat Galatia.

About Iman Yonggi Cho

All Of Jesus Christ

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: