MENUMPUK BARA API (Roma 12:20)

 

Oleh: Iman Yonggi Cho Sinaga, S.Th.

 

Latar Belakang

         Dalam waktu kebudayaan Mesir, kalau sudah habis Bara Api ditungku perapian, mereka meminta Bara Api ketetangganya dengan dijunjung diatas kepalanya suatu tungku perapian / pinggan yang kosong supaya arang / bara api dikasih dengan menumpuk bara api / arang ditungku perapian / pinggan yang kosong tadi.Budaya dalam suatu upacara Mesir, seorang yang telah melakukan kesalahan, menghukum diri dengan menjunjung diatas kepalanya suatu pinggan yang berisi arang yang membara dalam abu sebagai tanda penyesalan atas kesalahan yang dilakukannya fakta yang diperoleh. Maksudnya : memberikan rasa malu kepadanya dengan kebaikan kita dan mengasihi orang yang tidak senang kepada kita, supaya orang yang tidak senang kepada kita malah baikan kepada kita dan saling mengasihi dan menghormati. Tetapi kata-kata yang terakhir dihilangkan yaitu “ dan Tuhan akan membalas kepadanya “ Paulus memberikan arti yang lebih tinggi : perlakukanlah musuhmu dengan baik hati : ini dapat melunakan hatinya keras dan membuang wataknya yang jahat. Cara terbaik untuk menghilangkan seorang musuh adalah menjadikan dia teman. Setiap orang Kristen yang berasaskan kasih harus bersikap belaskasihan.

 

Eksposisi Surat Roma

       Sebelum ada kalimat “Menumpuk Bara Api “ ada kata “ berilah “ ( Bhs. Yunani ) : Psomizo artinya : memberi makan, membagi-bagikan, menderma terdapat pada pasal yang sama dan ayat yang sama. Berilah-kasih, mengasihi. Kalau kita memberikan barang kepada orang lain itu membuang atau merusakkan dan tentu kita akan marah karena permberian kita tidak dihargai, tetapi kita tidak boleh marah karena barang yang kita beli itu bukan lagi hak kita tetapi , milik orang lain.

 

About Iman Yonggi Cho

All Of Jesus Christ

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: