MEMIKIRKAN PERKARA-PERKARA YANG TINGGI (Roma 12:16)

By : Iman Yonggi Cho Sinaga, S.Th.

Roma 12 : 16 kalimat “Memikirkan Perkara-Perkara yang tinggi ( Yunani ) “ ta hupselos phoneros “ artinya : “ Memikirkan Hal-hal yang tinggi”.

Kata “ yang tinggi “ dalam Yunani adalah “ Hupselos ” yang artinya : tinggi;

( Surga ) yang tinggi; yang berharga; dan yang disombongkan.

Kata “ Memikirkan “ ( Yun ) “ Phronountes “ yang berasal dari kata “ Phroneo “ yang artinya : memikirkan; berfikir; mempunyai Fikiran; berpendapat; bersikap; dan menghormati. Kata ini digunakan 26x didalam PB.

Kata “ Jangan memikirkan hal-hal yang tinggi / perkara-perkara yang tinggi “ , dalam ( BIS ) “ Jangan bersikap tinggi hati. Dalam ( NIV ) “ No proud “ artinya “ Jangan sombong”, jangan menyombongkan diri ( bnd. Ams 3 : 7 ).

Jadi, yang Paulus tekankan di dalam kasih adalah tidak ada kesombongan. Kasih itu tidak sombong. Tidak sombong diidentikkan dengan tidak merasa diri bijak ( LAI ). Tidak sombong sama dengan merendahkan diri/hati. Tidak sombong juga disebut dengan mengerti kondisi orang bawah ( bawahan ).

Memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu fikirkan maksudnya : mengutamakan kerendahan hati yaitu : sikap tidak memandang diri sendiri lebih tinggi dari orang lain, sehingga muncul suatu kesederhanaan kebijaksanaan dalam arti kesopanan terhadap sesama, terutama sesama orang Kristen. Orang Kristen tidak boleh mengukur atau menilai pikiran dan dirinya sendiri agar tidak timbul rasa cemburu, minder atau angkuh.

About Iman Yonggi Cho

All Of Jesus Christ

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: