HUKUMAN ALLAH ( Roma 2 : 11-16 )

 By : Iman Yonggi Cho Sinaga, S.Th.

 

Pendahuluan

        Secara Etimologi Hukuman adalah kata yang mempunyai akar “ sylm” yang berarti “ mengganti kerugian “ atau “ memperbaiki keseimbangan “. Kata ini dipakai dalam bidang hukum, jelas seperti surat-surat Amarna tertentu. Pangkal kata lainnya “ ykkh” berarti “mengadili”  atau “ menghakimi”. Pangkal “ ysr” lebih luas dipakai dalam arti “hukuman”. Hukuman itu bersifat memperbaiki, seperti hukuman yang diterapkan seorang ayah kepada anaknya. (J.D Douglas, Ensiklopedi Alkitab Masa Kini (A-L). 2004: Jakarta, Hal. 470)

Kata umum yang dipakai bagi penghakiman atau pengadilan dapat juga mempunyai arti  kedua yakni adalah “ hukuman “, sama seperti kata Ibrani “ misypat “.  Kata-kata yang jelas mempunyai arti hukuman adalah “ timoria” dan “ kolasis” dalam bahasa Yunani klasik “ timoria” mempunyai sifat membenarkan, banyak kesamaannya dengan “ nqm “ dalam bahasa Ibrani.

Isi

Orang yang tidak mengetahui bunyi hukum Taurat dan berbuat dosa akan mendapat hukuman Allah. Orang yang bernaung dibawah hukum Taurat ( ditunjukkan kepada bangsa Yahudi ), tidak benar dihadapan Allah sehingga mereka mendapat hukuman dari Allah. Tidak ada seorangpun yang akan dibenarkan karena ia melakukan hokum Taurat ( Roma 3 : 20 ).

Ada empat hal yang perlu untuk diperhatikan tentang hukuman Allah dalam surat Roma 2 : 11-16 yaitu :

  1. Hukuman Allah jatuh dengan adil keatas orang yang melakukan penghakiman atau sifat sewenang-wenang  kepada sesamanya manusia ( 2 : 1-2 ).
  2. Hukuman Allah dijatuhkan menurut perbuatannya masing-masing ( 2 : 6 ). Perbuatan yang dimaksud adalah perbuatan yang sudah menyimpang dari kebenaran Allah, orang-orang yang mengeraskan hati mereka, dan tidak mau bertobat kepada Allah sehingga hal itu akan menimbulkan murka ( hukuman ) keatas mereka ( 2 : 5 ).
  3. Allah menjatuhkan hukuman tanpa memandang bulu, muka, dan pribadi ( ayat 11 ). Hukuman berlaku kepada orang-orang yang melakukan kejahatan, orang-orang yang mencari kepentingan diri sendiri, orang-orang yang tidak taat akan aturan-Nya Allah, orang-orang yang mengarahkan diri mereka kepada kelaliman dan orang-orang yang melakukan pelanggaran akan perintah Allah, mereka akan mendapat geram, dan kebinasaan dari Allah yang sifatnya hukuman yang diberikan oleh Allah. Orang yang berbuat kejahatan akan ditimpa oleh penderitaan yang sangat mengerikan dan kesesakan yang sangat menyakitkan terhadap mereka yang melakukannya, tetapi orang yang melakukan kebaikan dan orang yang mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan dari Allah akan mendapat hidup yang kekal. Semua mereka akan diadili oleh Allah menurut tingkah laku, dan perbuatan mereka tanpa Allah memandang bulu.
  4. Hukuman Allah akan dinyatakan sesuai dengan keputusan Yesus Kristus ( 2 : 16 ).  Allah Bapa, dan Allah Roh Kudus mengikut sertakan keputusan Yesus Kristus karena Yesus-lah yang akan menghakimi dan mengadili setiap orang yang berbuat kesalahan dan benar kepada-Nya. Dan orang-orang yang tidak sesuai dengan kehendak-Nya, maka Yesus akan menimpakan hukuman terhadap mereka.

Penutup

Jadi, penghukuman yang diberikan oleh Allah bukan hanya untuk memusnahkan mereka atau mentang-mentang Yesus Allah, Dia menghukum setiap orang. Tetapi Dia memberikan hukuman kepada mereka ada tujuan yang baik yaitu agar mereka mengandalkan Tuhan dan berbalik kepada jalan kebenaran yang sudah Dia sampaikan kepada mereka.

Allah memberikan hukuman kepada mereka agar mereka sadar bahwa mereka hidup sudah keluar dari jalur-Nya Allah.

Allah memberikan hukuman kepada mereka, Allah ingin menunjukkan bahwa ada perbedaan orang yang melakukan kebenaran dengan orang fasik.

Allah memberikan hukuman, hanya untuk menunjukkan kepada mereka, bahwa Allah tidak pernah kompromi dengan dosa, baik bentuknya dosa kecil maupun dosa yang sangat besar

Kutipan

(__________, Alkitab. LAI, Jakarta: 2007. Hal 184)

(Douglas J.D , Ensiklopedi Alkitab Masa Kini (A-L). Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF, Jakarta : 2004. Hal. 470)

About Iman Yonggi Cho

All Of Jesus Christ

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: